Semua Topik

Manajemen Menu dan Inovasi

Inovasi Menu di GoFood

Tips Menjual Minuman di GoFood agar Tidak Mudah Tumpah saat Pengiriman

Inovasi Menu di GoFood

Tips Menjual Minuman di GoFood agar Tidak Mudah Tumpah saat Pengiriman

Tips Menjual Minuman di GoFood agar Tidak Mudah Tumpah saat Pengiriman

Manajemen Menu dan Inovasi •

Diperbarui 14 Juli •

Baca 3 menit

Inovasi Menu di GoFood •

Diperbarui 14 Juli •

Baca 3 menit


Para merchant yang masih memakai kemasan plastik untuk menyajikan minuman pada pelanggan, sebaiknya simak artikel ini! Bukan hanya tidak menarik, kemasan plastik untuk minuman juga berisiko tumpah atau bocor saat proses delivery.

Mengirim minuman dengan aman merupakan tantangan tersendiri bagi para merchant. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengutamakan keamanan dan kualitas minuman agar sampai ke tangan pelanggan dengan baik.

Simak pembahasan artikel kali ini untuk mendapatkan insight bermanfaat tentang bagaimana cara mengemas minuman dengan aman saat proses delivery dilakukan. Berikut penjelasannya!

Tips Packing Minuman Agar Tidak Mudah Tumpah Saat Diantar

Sudah menjadi sebuah kewajiban merchant untuk menjaga kualitas minuman yang dijualnya agar dapat dinikmati oleh pelanggan. Risiko utama menjual minuman kemasan di GoFood adalah kebocoran dan tumpah.

Oleh karena itu, ikuti tips packing aman bagi para merchant yang menjual minuman kemasan berikut ini:

1. Penggunaan Plastik Cup Tebal

Anda dapat memilih penggunaan plastik cup tebal berbahan PP (Polypropylene). Gelas plastik seperti ini memiliki ketahanan yang baik pada suhu tinggi dan memiliki keunggulan lain, yaitu lebih ringan dan memiliki variasi ukuran yang beragam.

Jenis kemasan seperti ini cocok untuk berbagai variasi menu minuman Anda. Selain itu, plastik cup PP juga menjamin proses delivery minuman tidak mudah tumpah dan tahan lama saat sampai ke pelanggan.

2. Hindari Mengisi Cup Terlalu Penuh

Salah satu kesalahan umum penjual minuman adalah mengisi cup hingga penuh. Padahal, hal tersebut dapat meningkatkan risiko tumpah dan kebocoran saat proses pengantaran dilakukan.

Hindari pengisian cup hingga penuh, terutama jika minuman yang dikirim adalah minuman dingin dengan es di dalamnya. Sisakan sedikit ruang di dalam cup untuk mengurangi risiko tekanan di dalam wadah.

3. Gunakan Penutup Khusus

Selain memastikan cup sudah tertutup rapat, Anda dapat menggunakan penutup khusus seperti penggunaan mesin sealer atau stopper lid. Penggunaan penutup seperti itu dapat menghindari kebocoran selama pengiriman.

Ada pula teknik double container yang dapat meminimalisir kebocoran langsung. Misal, cup utama dimasukkan ke dalam wadah kedua (misalnya kantong plastik) yang lebih besar.

4. Penggunaan Cup Holder

Penggunaan cup holder tidak hanya memberikan keamanan ekstra (anti guncangan) pada minuman yang dikirim ke pelanggan, tetapi bisa Anda manfaatkan sebagai cara untuk meningkatkan tampilan estetika produk yang Anda jual.

Sekarang banyak sekali jenis cup holder yang dapat Anda gunakan. Diantaranya cup holder berbahan paper box hingga plastik. Anda cukup memilih material yang sesuai dengan jenis minuman yang Anda jual.

5. Berikan Opsi Kemasan Botol

Untuk pengiriman minuman jarak jauh, Anda dapat menawarkan opsi kemasan botol bagi pelanggan. Opsi ini dapat membantu untuk menjaga kualitas dan rasa minuman saat proses delivery jarak jauh dilakukan.

Tambahkan pula sealing yang maksimal, misalnya menggunakan lakban makanan berkualitas tinggi. Beri label khusus saat proses pengiriman, seperti contohnya “Handle with Care”.

Jika ingin effort yang lebih besar, Anda dapat menyiapkan cooler bag khusus tersendiri saat proses pengiriman jarak jauh dilakukan. Cara ini bisa mempertahankan suhu minuman segar kepada pelanggan.

6. Estimasi Delivery yang Realistis dan Komunikatif

Risiko mengirim GoFood minuman selain kebocoran adalah penurunan suhu minuman dingin maupun panas. Itulah mengapa penting bagi Anda untuk memberikan estimasi pengiriman yang tidak hanya tepat, tetapi juga realistis.

Tidak lupa juga untuk melakukan komunikasi yang baik dengan driver agar minuman yang dikirim dalam kondisi baik, segar dan berkualitas saat sampai ke pelanggan.

Baca juga: Order GoFood Membludak? Ini Cara Handle Peak Hour Tanpa Chaos

Strategi Meningkatkan Order-an Minuman di GoFood

Menjadi penjual minuman di GoFood tidak hanya memikirkan bagaimana packing yang tepat agar tidak mudah bocor dan tumpah. Anda juga perlu strategi cerdik setiap hari untuk meningkatkan order-an minuman. Jadi, lakukan cara di bawah ini agar usaha minuman Anda banjir order-an:

1. Menu Minuman Favorit Jadi Highlight

Bagi merchant, penting untuk menampilkan menu minuman favorit sebagai highlight utama resto. Hal ini bertujuan agar pelanggan yang melakukan pencarian dapat langsung menemukan resto milik Anda di halaman utama.

Adapun strategi yang menjadikan menu minuman favorit sebagai nama resto. Anda dapat memilih berbagai strategi yang sesuai dengan tujuan bisnis di awal.

2. Gambar Minuman Harus Real dan “Menggoda”

Menjual makanan maupun minuman di GoFood sedikit banyak tergantung dari foto yang terpampang. Oleh karena itu, pasitkan gambar menu minuman yang Anda jual tidak hanya real tetapi juga menggoda.

Pastikan gambarnya jelas dengan ditambah warna berani. Hal tersebut dapat memancing pelanggan untuk mengklik resto milik Anda dan scrolling menu-menu minuman yang ditawarkan.

3. Kategori Menu Minuman Harus Jelas

Banyak pelanggan GoFood yang memilih untuk membeli minuman secara online karena proses checkout yang lebih praktis dan cepat. Makanya, Anda dapat membuat kategori menu minuman dengan deskripsi yang lebih jelas.

Misal, Anda menjual minuman dan es krim, maka pastikan sudah tersedia opsi rasa dan varian. Sehingga pelanggan mudah mengklik dan membuat order-an di GoFood.

Tak lupa juga untuk memisahkan menu pada setiap kategori agar tampilan resto Anda lebih rapi di Aplikasi GoFood.

4. Buat Deskripsi Menu yang Lengkap

Resto yang khusus menjual minuman juga perlu deskripsi yang lengkap. Karena pelanggan tentu lebih memahami apa yang akan mereka dapatkan saat order minuman di resto GoFood milik Anda.

Tidak ada salahnya untuk membuat deskripsi minuman yang nyeleneh untuk menarik pelanggan. Asalkan tetap dalam batas wajar, menarik dan tidak terlalu panjang agar pelanggan tetap tertarik untuk membaca.

5. Strategi Promo yang Memancing Pelanggan

Strategi terakhir yang dapat Anda coba untuk meningkatkan orderan resto minuman Anda adalah penawaran promo yang menarik. Beberapa opsi strategi promo yang dapat Anda gunakan adalah diskon menu, diskon ongkir, dan sebagainya.

Anda bisa juga menawarkan promo gabungan dengan diskon bundling, seperti menu minuman dengan camilan ringan yang bisa dinikmati pelanggan.

Selain itu, Anda dapat menawarkan promo pada event tertentu yang mana bisa menarik pelanggan untuk membeli produk minuman Anda. Misal, promo “Agustusan” setiap tanggal 17 Agustus, harga semua menu minuman Rp17.800.

Tingkatkan Omzet dengan Menjadi Mitra GoFood Merchant

Metode pengemasan menu minuman memang agak tricky jika tidak dilakukan dengan benar. Sebagai merchant Anda harus memenuhi kebutuhan pengemasan yang baik agar kualitas minuman tetap terjaga.

Mulai dari pemilihan jenis cup hingga aktif dalam berkomunikasi dengan driver. Hal ini bertujuan agar reputasi brand atau resto Anda tetap berada pada rating yang tinggi dan menjadi favorit dari banyak pelanggan.

Untuk itu, Anda perlu menjangkau lebih luas pelanggan secara online dengan bergabung bersama GoFood Merchant. Anda juga akan mendapatkan berbagai insight edukatif untuk membantu bisnis terus berkembang.

Jadi, tunggu apalagi? Gabung bersama GoFood Merchant sekarang karena selalu ada #JalanPintarJualan!

Baca juga: Cara Meningkatkan Performa Penerimaan Pesanan Resto di GoFood


Apakah materi ini membantu?

like
dislike
Feedback

Punya saran?

Berikan saran Anda terkait materi ini atau yang ingin Anda pelajari di dalam BizTips.


Punya Pertanyaan Seputar GoFood Merchant?

Anda dapat menemukan panduan penggunaan GoFood Merchant di Pusat Bantuan untuk memudahkan Anda.

carton