Semua Topik
Manajemen Menu dan Inovasi
Inovasi Menu di GoFood
Tips Membuka Usaha Rice Bowl Rumahan dan Rekomendasi Menunya
Inovasi Menu di GoFood
Tips Membuka Usaha Rice Bowl Rumahan dan Rekomendasi Menunya
Tips Membuka Usaha Rice Bowl Rumahan dan Rekomendasi Menunya
Rice bowl adalah pilihan menu yang sangat digemari, terutama untuk usaha kuliner rumahan. Praktis, lezat, dan mudah disesuaikan dengan selera pasar, rice bowl menawarkan potensi besar untuk dijadikan ide bisnis.
Lalu jika ingin membuka usaha rice bowl, harus dimulai dari mana? Yuk, simak tips berikut ini sebelum memulai usaha tersebut.
Tips Membuka Usaha Rice Bowl Rumahan
Seperti proses pembukaan usaha lainnya, bisnis rice bowl rumahan juga memerlukan strategi yang tepat agar dapat berjalan sesuai dengan rencana. Anda bisa mengikuti langkah-langkah berikut untuk memulai usaha rice bowl rumahan:
1. Riset dan Menentukan Target Pasar
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah dengan melakukan riset dan menentukan target pasar. Dengan riset, Anda akan mengetahui respon pasar terkait produk rice bowl yang banyak dijual dan apa saja yang kompetitor tawarkan kepada pelanggan.
Selain itu, riset pasar juga akan membantu Anda untuk meminimalisir risiko bisnis yang bisa terjadi di masa depan. Setelah melakukan riset pasar, saatnya Anda menentukan targetnya.
Penentuannya bisa berdasarkan jenis kelamin, rentang usia, tempat tinggal, pekerjaan, dan lain sebagainya. Dengan begitu, Anda akan lebih mudah untuk menemukan target pasar utama rice bowl.
2. Menentukan Konsep Rice Bowl
Setelah melakukan riset dan menentukan target pasar, Anda bisa melangkah ke part selanjutnya, yakni menentukan konsep rice bowl.
Konsep menjadi identitas utama dari usaha Anda. Maka dari itu Anda perlu memilih tema yang jelas agar mudah dikenal oleh pelanggan. Beberapa konsep usaha rice bowl yang dapat Anda pilih, antara lain:
- Rice bowl tradisional: Mengusung cita rasa khas Indonesia dengan lauk yang familier. Cocok untuk target pasar pekerja kantoran dan keluarga.
Contoh menunya ada ayam sambal matah, beef rendang bowl, ayam geprek, rice bowl telur balado, dan cumi saus padang.
Kelebihan dari konsep rice bowl tradisional sendiri antara lain rasa yang lebih dekat dengan lidah masyarakat, bahan mudah ditemukan, dan cocok untuk dijual harian.
- Rice bowl modern: Menggunakan gaya kekinian dengan tampilan estetik tetapi rasanya ringan.
Contoh menunya ada salted egg chicken, chicken teriyaki, korean spicy chicken, black pepper beef, dan mentai rice bowl.
Kelebihan dari memilih konsep ini adalah disukai oleh anak muda, potensi repeat order yang tinggi, dan mudah dipromosikan di media sosial.
- Rice bowl fusion: Konsep ini menggabungkan antara unsur lokal dengan internasional. Sehingga terasa lebih unik.
Contoh menunya ada rendang mentai bowl, sambal matah chicken katsu, korean sambal ijo bowl, rice bowl ayam rica creamy, rice bowl burrito dengan salsa dan guacamole.
Kemudian ada rice bowl daging bakso Italia dengan saus marinara. Kelebihannya lebih unik dibandingkan dengan kompetitor dan menarik untuk pasar yang suka untuk coba-coba menu baru.
Baca juga: Cara Menentukan Kategori Menu yang Sesuai dengan Usaha Makanan Anda
3. Menggunakan Bahan yang Berkualitas
Selain menu dan rasa, Anda juga harus memperhatikan dan memastikan bahwa bahan yang Anda gunakan memiliki kualitas tinggi. Dengan kualitas tersebut, maka menu yang Anda jual akan semakin lezat. Berikut beberapa hal yang harus Anda perhatikan:
- Menggunakan beras berkualitas dan pulen.
- Memilih daging, ayam, atau seafood yang masih segar.
- Jangan menggunakan minyak goreng yang sama secara berulang.
- Menggunakan bumbu asli agar rasa yang dihasilkan lebih kuat.
- Menyimpan bahan dengan baik agar tetap higienis.
- Konsistensi rasa sangat penting dalam bisnis makanan. Pelanggan biasanya akan kembali karena Anda menawarkan rasa rice bowl yang stabil dari waktu ke waktu.
4. Menyajikan Rice Bowl dengan Lebih Menarik
Kemasan menjadi salah satu aspek yang menarik perhatian calon pelanggan. Maka dari itu Anda perlu menggunakan kemasan yang menarik. Anda juga perlu menyesuaikan kemasan yang sesuai dengan target pasar. Tips penyajiannya sendiri adalah sebagai berikut:
- Menggunakan mangkuk atau kemasan yang rapi.
- Menambahkan garnish seperti daun bawang, wijen, atau nori.
- Memilih warna topping yang menarik.
- Memisahkan sambal jika memang diperlukan.
- Memastikan bahwa porsi terlihat penuh dan menggugah selera.
Kemasan yang estetik akan membantu promosi rice bowl Anda di media sosial. Alasannya karena pelanggan cenderung lebih tertarik memotret makanan yang menurut mereka menarik.
5. Menentukan Harga yang Kompetitif
Dalam menentukan harga, Anda harus mempertimbangkan keuntungan bagi bisnis dan konsumen. Jika mematok harga terlalu tinggi, maka calon pelanggan akan memiliki ekspektasi bawa rasa rice bowl yang Anda jual sangat enak.
Sementara itu, jika rice bowl yang Anda jual harganya murah walau seharusnya dijual mahal, maka calon pelanggan bisa curiga dengan kualitasnya.
Rumus yang dapat Anda terapkan untuk menentukan harga jual rice bowl adalah:
Harga jual = Harga beli bahan baku + (harga beli bahan x markup) Misalnya, modal untuk setiap porsi rice bowl adalah Rp20.000. Markup pricing yang Anda inginkan sekitar 15%. Maka perhitungannya adalah: Harga jual = Rp20.000 + (Rp20.000 x 15%) = Rp23.000 Jadi Anda menjual rice bowl per porsi dengan harga Rp23.000
6. Memilih Lokasi Jualan yang Tepat
Walaupun usaha rice bowl Anda rumahan, tetapi lokasi yang tepat juga memengaruhi penjualannya. Lokasi yang strategis biasanya dekat dengan perkantoran, kampus, sekolah, area kos, dan pemukiman padat.
Apabila Anda fokus berjualan online seperti di GoFood maka pastikan lokasinya mudah dijangkau oleh driver, memaksimalkan fitur Aplikasi GoFood Merchant, dan mengoptimalkan Google Maps serta media sosial.
7. Fokus pada Menu Andalan
Untuk langkah awal, sebaiknya Anda menghindari membuat terlalu banyak varian menu. Anda bisa memulainya dengan beberapa menu terbaik agar kualitasnya lebih terjaga.
Misalnya untuk kombinasi awal, Anda bisa menerapkan formula tiga menu ayam, satu menu beef, satu menu signature, dan satu menu pedas.
Setelah penjualan rice bowl Anda sudah stabil, maka Anda bisa menambahkan varian baru sesuai dengan permintaan pelanggan.
8. Memanfaatkan Media Sosial
Strategi pemasaran menjadi sangat penting. Saat ini media sosial menjadi salah satu media iklan yang mudah.
Anda bisa memaksimalkan media sosial dengan upload video proses memasak, menampilan topping yang melimpah, membuat promo pembelian pertama.
Kemudian pastikan Anda menggunakan foto dengan pencahayaan yang bagus dan terakhir, minta pelanggan Anda untuk memberikan review. Konten yang konsisten akan membantu usaha rice bowl Anda lebih cepat dikenal.
Usaha rice bowl rumahan menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Dengan memilih menu yang tepat dan bergabung GoFood Merchant sebagai #JalanPintarJualan, Anda bisa menjangkau lebih banyak pelanggan dan membuat usaha semakin berkembang.
Yuk, Daftar GoFood Merchant untuk Perorangan sekarang GASampe 5 menit dan download Aplikasi GoFood Merchant di Playstore untuk tingkatkan penjualan rice bowl Anda!
Baca juga: Rahasia Menyusun Menu Healthy Food yang Laris dan Disukai Pelanggan
Apakah materi ini membantu?
