Semua Topik

Manajemen Menu dan Inovasi

Inovasi Menu di GoFood

Strategi Soft Launch Menu Baru di GoFood Tanpa Risiko Boncos

Inovasi Menu di GoFood

Strategi Soft Launch Menu Baru di GoFood Tanpa Risiko Boncos

Strategi Soft Launch Menu Baru di GoFood Tanpa Risiko Boncos

Manajemen Menu dan Inovasi •

Diperbarui 6 Juli •

Baca 2 menit

Inovasi Menu di GoFood •

Diperbarui 6 Juli •

Baca 2 menit


Insight GoFood Merchant:

  • Soft launch menu baru membantu menguji minat pelanggan dengan risiko kerugian yang lebih rendah.
  • Batasi stok, pilih waktu peluncuran yang tepat, dan atur promo agar margin tetap aman saat memperkenalkan menu baru.
  • Pantau penjualan, ulasan, dan tingkat pemesanan ulang untuk mengevaluasi performa menu sebelum diluncurkan secara penuh dengan Aplikasi GoFood Merchant.

Peluncuran menu baru memang bisa menjadi cara menarik pelanggan. Bagaimanapun juga, hal ini tidak bisa dilakukan begitu saja. Strategi yang tepat dibutuhkan agar biaya produksi, stok bahan, dan promo tidak membuat Anda merugi.

Lantas, bagaimana cara tepat untuk melakukannya? Ayo simak ulasan di bawah ini untuk mengetahui langkah-langkahnya! Langkah-langkah tersebut bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi restoran.

Baca juga: Buang Cara Lama, Ini Cara Inovatif Luncurkan Produk Baru Anda!

Strategi Soft Launch Menu Baru di GoFood Merchant

Menu baru kerap membuat pelanggan tertarik untuk mencobanya. Terlebih lagi bila menu tersebut selaras dengan tren yang sedang terjadi. Bagaimanapun juga, Anda perlu menerapkan langkah-langkah khusus agar tidak boncos, seperti:

1. Menyiapkan Stok secara Terbatas

Di awal peluncuran, Anda belum mempunyai data terkait keberhasilan makanan baru. Hal yang Anda punya hanyalah asumsi. Sayangnya, mendasarkan peluncuran menu berdasarkan asumsi bisa memicu kerugian.

Maka dari itu, Anda perlu menyiapkan stok secara terbatas dulu setiap harinya. Misalnya 10 sampai 15 porsi di aplikasi. Dengan demikian, biaya bahan baku dapat terkontrol secara lebih baik.

Dengan pembatasan stok, tim dapur akan lebih mudah untuk menyiapkannya dengan kualitas konsisten selama masa uji coba. Selain itu, mereka juga tidak merasa keteteran meskipun belum terbiasa menyiapkannya.

Menariknya, langkah ini juga bisa membuat konsumen memutuskan untuk membelinya secara lebih cepat. Terlebih lagi bila Anda memberi label stok terbatas pada menu tersebut.

2. Memilih Waktu Peluncuran

Waktu peluncuran perlu dipertimbangkan dengan baik. Jika Anda salah memilih waktu, maka transaksi menu utama akan terganggu. Hal ini akan menimbulkan kerugian terhadap stok yang telah disediakan. Tentu Anda tidak menginginkannya, bukan?

Maka dari itu, cobalah untuk meluncurkannya pada jam senggang namun tetap berpotensi untuk dipesan oleh pelanggan. Misalnya jam 14.00 hingga 16.00 yang berada di luar waktu makan utama.

Selain itu, pertimbangkan juga untuk memilih hari dengan trafik lebih stabil. Misalnya adalah Selasa sampai Kamis yang tidak sepadat weekend. Jadi, Anda bisa mendapatkan respons organik secara lebih akurat.

3. Menentukan Harga dan Promo Aman untuk Margin

Tentu Anda ingin mendapatkan keuntungan dari peluncuran menu baru ini, bukan? Maka dari itu, Anda perlu menentukan harga dan promo aman untuk memperoleh margin yang sesuai.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah keberadaan komisi aplikasi. Umumnya, komisi tersebut berada di angka sekitar 20 sampai 25%. Jadi, Anda perlu menaikkan harga makanan di aplikasi dengan acuan tersebut.

Berbagai promo bisa diterapkan untuk mempromosikan menu ini. Misalnya dengan menggabungkan makanan tersebut dengan menu terlaris lainnya yang memiliki margin keuntungan tinggi. Hal ini bisa menjadi subsidi silang bagi biaya promo makanan baru.

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan fitur “Harga Coret” dengan jumlah kuota tertentu. Langkah tersebut mampu menarik pelanggan untuk mencobanya tanpa membuat Anda boncos.

Baca juga: Cara Hitung HPP dan Cara Menetapkan Harga Jual ala Mentor GoFood

4. Melihat Respons Pelanggan

Nah setelah menerapkan langkah-langkah di atas, kini saatnya Anda menunggu pelanggan untuk membelinya. Lalu, lihatlah respons mereka setelah mencobanya. Aspek ini bisa menjadi bahan untuk evaluasi.

Cara pertama adalah dengan memantau tingkat re-order. Perhatikan apakah ada konsumen yang membeli menu itu lagi dalam waktu singkat. Aktivitas ini menandakan bahwa mereka menyukai makanan Anda.

Selain itu, perhatikan juga seberapa cepat kuota stok terbatas habis setiap hari. Langkah ini bisa menjadi indikator minat pasar dan kapan waktu terbaik untuk memperbanyak stok di kemudian hari.

Terakhir, jangan lupa untuk membaca rating dan ulasan pelanggan terhadap menu tersebut. Keduanya bisa menjadi bahan evaluasi agar kualitas makanan meningkat sebelum dirilis secara resmi.

5. Memaksimalkan Visual

Visual menarik adalah salah satu “senjata” kesuksesan soft launching menu baru. Maka dari itu, Anda perlu memaksimalkannya. Jadi, konsumen akan semakin tertarik untuk mencobanya.

Untuk melakukannya, gunakan foto makanan yang realistis dan sesuai dengan diterima konsumen alih-alih mencomot milik orang lain atau AI. Selain membuat konsumen semakin percaya, foto ini juga mencegah mereka merasa tertipu.

Anda juga bisa menambah deskripsi untuk menjelaskan foto tersebut. Misalnya dengan menuliskan bahan utama, rasa, atau porsi. Deskripsi membuat konsumen semakin yakin untuk mencobanya.

Baca juga: Cara Mengantisipasi Plagiarisme Foto Menu agar Resto Tidak Merugi

6. Mengatur Pengantaran

Tanggung jawab Anda terhadap makanan baru tidak hanya berhenti di persiapan saja. Anda juga perlu memastikan agar makanan sampai dengan baik agar konsumen bisa menikmatinya.

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menguji coba kemasan terlebih dahulu. Pastikan kemasan tersebut cukup kuat agar makanan tidak tumpah atau berantakan selama proses pengantaran.

Selain itu, beri edukasi singkat kepada driver tentang bagaimana cara membawanya. Misalnya dengan memintanya agar makanan tetap tegak untuk mencegah kuahnya tumpah.

7. Amati Pergerakan Kompetitor

Pergerakan kompetitor perlu diamati untuk mengetahui kondisi pasar. Nah caranya bisa dimulai dengan membuka aplikasi GoFood dan cari restorannya. Lalu, perhatikan berapa harga yang dipasang untuk menu serupa.

Dari data ini, Anda bisa menemukan celah untuk meningkatkan menu. Misalnya kalau mereka menjual dengan harga lebih mahal karena porsinya lebih banyak, Anda bisa mengatur porsi untuk menjualnya dengan harga terjangkau.

8. Mencari Data Lain untuk Mengevaluasi Makanan

Di atas telah dijelaskan bahwa salah satu poin penting dalam soft launching makanan baru adalah melihat respon pelanggan. Dari respons tersebut dapat diketahui apakah menu ini layak dipertahankan, diperbaiki, atau dihentikan.

Selain itu, ada juga cara-cara lain untuk mendapatkan data sebagai bahan evaluasi. Data ini berupa penjualan dan riwayat transaksi setelah Anda menambah menu tersebut. Berikut langkah-langkahnya:

Data Penjualan

  • Buka aplikasi GoFood Merchant terlebih dahulu.
  • Lalu, pilih menu “Laporan” di beranda.
  • Lanjutkan dengan mengetuk menu “Laporan performa resto”.
  • Kemudian, klik menu “GoFood”.
  • Tunggu hingga layar menunjukkan data penjualan.

Riwayat Transaksi

  • Di menu “Laporan”, cari tab “Transaksi”.
  • Atur periode waktu sesuai tanggal peluncuran menu ini.
  • Kalau Anda ingin melihat lebih detail, klik tab “Ringkasan” atau ikon titik tiga.

Aplikasi GoFood Merchant untuk Memperlancar Soft Launch

Soft launch dapat membantu Anda untuk mencoba merilis makanan baru sembari mengontrol risikonya. Langkah-langkah di atas akan memudahkan Anda untuk melakukan pengujian secara bertahap agar bisa memahami respon konsumen.

Semua langkah-langkah tersebut, termasuk evaluasi penjualan, bisa dilakukan melalui Aplikasi GoFood Merchant. Menariknya, aplikasi ini juga memudahkan Anda untuk menjangkau ke lebih banyak konsumen. Driver Gojek pun siap untuk mengantar makanan kepada mereka.

Selain itu, rangkaian edukasi juga bisa dimanfaatkan untuk mengembangkan restoran. Tak perlu khawatir bila mengalami kebingungan di tengah jalan karena ada Komunitas Partner GoFood yang siap untuk saling membantu.

Perilisan menu baru memang perlu dilakukan secara hati-hati. Bagaimanapun juga, keberadaan Aplikasi GoFood Merchant mampu membuatnya menjadi lebih mudah. Klik Daftar GoFood Merchant untuk Perusahaan atau Daftar GoFood Merchant untuk Perorangan kalau Anda belum bergabung!


Apakah materi ini membantu?

like
dislike
Feedback

Punya saran?

Berikan saran Anda terkait materi ini atau yang ingin Anda pelajari di dalam BizTips.


Punya Pertanyaan Seputar GoFood Merchant?

Anda dapat menemukan panduan penggunaan GoFood Merchant di Pusat Bantuan untuk memudahkan Anda.

carton