Semua Topik

Marketing

Optimalkan Promo & Iklan

Intip Strategi Yellow Chicken Miliki Resto Sukses dengan Andalkan Iklan

Optimalkan Promo & Iklan

Intip Strategi Yellow Chicken Miliki Resto Sukses dengan Andalkan Iklan

Intip Strategi Yellow Chicken Miliki Resto Sukses dengan Andalkan Iklan

Marketing •

Diperbarui 24 Juli •

Baca 7 menit

Optimalkan Promo & Iklan •

Diperbarui 24 Juli •

Baca 7 menit


Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan strategi pemasaran menggunakan iklan. Dalam dunia usaha, iklan menjadi salah satu strategi paling efektif untuk mempromosikan sebuah produk kepada masyarakat luas. Tidak hanya untuk memperkenalkan produk saja, tapi juga iklan memiliki peranan besar sebuah usaha untuk membangun citra brand dan meningkatkan penjualan.

Manfaat iklan yang diperoleh setiap usaha tidak selalu sama, para pengusaha dapat menyesuaikan apa saja tujuan yang ingin diraih dari iklan yang dipasang. Jangkauan yang luas dan hemat waktu juga menjadi alasan lain iklan banyak dimanfaatkan sebagai media pemasaran. Maka tak heran, banyak dari pemilik usaha yang gencar memanfaatkan fitur ini sebagai media promosi resto dan produknya.

Salah satu pemilik usaha yang mengaku banyak mengalami pertumbuhan usaha setelah menggunakan iklan di GoFood yaitu Ermawanto, pemilik resto Yellow Chicken. Peningkatan omzet yang ia dapat bahkan bisa mencapai 2x lipat setelah menggunakan iklan. Lantas, apa saja fitur iklan di GoFood yang banyak berkontribusi dalam peningkatan omzetnya? Dan bagaimana strategi Ermawanto dalam memanfaatkan fitur iklan di restonya? Yuk, simak kisahnya.

Kenalan dengan Yellow Chicken, yuk!

Yellow Chicken pertama kali berdiri pada bulan Oktober 2018 di daerah Bogor. Di awal usaha tersebut berjalan, Ermawanto hanya melayani penjualan secara offline saja. Selain menerima pelanggan yang datang, Ermawanto juga membuka layanan beli-antar di sekitar restonya. Kebetulan, resto Yellow Chicken berlokasi tidak jauh dari Taman Safari, sehingga transaksi yang datang banyak berasal dari pengunjung tempat wisata tersebut. Setelah 3 bulan, Ermawanto merasa Yellow Chicken memiliki potensi lebih yang masih bisa digali. Dirinya pun mulai mengikuti berbagai acara dan seminar terkait pengembangan usaha. Salah satu seminar yang sering ia ikuti adalah acara yang diadakan KOMPAG di Facebook. Dari acara tersebut, Ermawanto pun tertarik dan memutuskan untuk mendaftarkan restonya di GoFood. Keputusan tersebut ternyata tidak salah. Setelah bergabung dengan GoFood, relasi dan pengetahuan yang didapat dari sesama GoFood Merchant banyak membantu dirinya selama mengembangkan resto. Ermawanto mengakui bahwa GoFood berkontribusi besar terhadap kemajuan bisnisnya saat ini. Bahkan kini, Yellow Chicken berhasil memiliki 10 cabang aktif yang tersebar di wilayah Jakarta dan Bogor.

Meskipun begitu, kemajuan Yellow Chicken saat ini juga tidak lepas dari menu produk yang dijual. Salah satu menu andalan yang banyak menjadi favorit pelanggan adalah menu Rice Box. Menu ini bahkan sudah menjadi menu paling laris sejak 5 tahun lalu. Rice Box dianggap menu unik karena saat itu belum banyak resto yang menyediakan produk dalam bentuk nasi kotak. Untuk menu Rice Box sendiri, Yellow Chicken menggunakan lauk ayam tanpa tulang. Keunggulan lain dari menu ini adalah rasa sausnya yang sangat meresap. Tidak hanya dioleskan di atasnya saja, ayam tanpa tulang tersebut bahkan harus ditumis terlebih dahulu dengan bumbu dan sausnya, sehingga seluruh rasa dari bumbunya sangat meresap kedalam ayam. Varian sambal dan sausnya pun cukup beragam, yakni 5 jenis sambal dan 5 jenis saus.

Pengalaman Yellow Chicken Selama Beriklan di GoFood

Selain rasa dari setiap menu, Ermawanto mengungkapkan bahwa fitur iklan banyak memudahkan Yellow Chicken dalam memasarkan setiap produknya. Bermula dari mencoba iklan yang ditawarkan di Aplikasi GoFood Merchant, Ermawanto pun kemudian mendiskusikan fitur tersebut dengan sesama GoFood Merchant lainnya. Selama Yellow Chicken berdiri, Ermawanto sudah mencoba semua jenis iklan.

Sebenarnya, sebelum memutuskan membuat sebuah iklan, Ermawanto akan terlebih dahulu merumuskan tujuan iklan tersebut dipasang. Misalnya saat pembukaan cabang baru, iklan yang dipasang bertujuan untuk mengenalkan outlet baru kepada konsumen di sekitar lokasi tersebut. Sementara itu, untuk cabang lama, Ermawanto biasanya memasang iklan untuk menyeimbangkan omzet di cabang tersebut, menjaga loyalitas konsumen lama, dan menjangkau pelanggan baru. Oleh karena itu, iklan yang paling sering dipasang di resto lama yakni Iklan Pencarian dan Iklan Kategori. Namun semenjak ada paket Combo Pasti Ada Promo + Iklan GoFood, Ermawanto merasa paket ini lebih efektif untuk menstabilkan omzetnya. Hal ini karena fitur iklan pada combo ini akan membantu resto menggaet pelanggan dan fitur diskon yang mendorong pelanggan untuk membeli.

Selama memasang paket Combo Pasti Ada Promo + Iklan GoFood tersebut, Ermawanto biasanya beriklan selama sebulan sekali dan akan dievaluasi setiap akhir bulan. Hasil yang didapat pun selalu memuaskan. Pertumbuhan omzet yang didapat Yellow Chicken setiap bulannya berhasil meningkat hingga 2 kali lipat. Yellow Chicken rata-rata memiliki proporsi 20% dari penjualan offline dan 80% dari penjualan online. Jika ditelusuri lebih lanjut dari evaluasi setiap bulan, penjualan online outlet utama setiap bulannya 90% didapat dari promo dan iklan.

Berbeda dengan resto lama, untuk resto baru, biasanya Ermawanto sudah mengalokasi terlebih dahulu biaya khusus yang akan digunakan untuk beriklan. Biasanya waktu yang digunakan untuk pengenalan resto baru kepada para pelanggan yakni sekitar 3 bulan atau tergantung dari lokasi resto tersebut. Meskipun belum memetik hasil pendapatannya secara langsung, budget iklan yang digunakan pada resto baru tersebut memang ditargetkan hanya untuk memperkenalkan restonya dan menarik pelanggan baru untuk mencoba menu dari Yellow Chicken.

Untuk formula yang digunakan Ermawanto dalam beriklan sebenarnya cukup sederhana. Ermawanto selalu mengalokasikan budget antara 5-10% dari omzet kotor untuk digunakan dalam beriklan di GoFood. Jenis iklan yang digunakan pun selalu sama. Ermawanto hanya akan mengubah jenis iklan jika omzet yang ia dapat ternyata mengalami penurunan sekitar 20%. Aspek lain yang menjadi pertimbangan saat membuat iklan yaitu proporsi pelanggan. Ermawanto selalu berusaha untuk menyeimbangkan konsumen baru dan konsumen lama. Dia ingin konsumen lama akan selalu setia dengan produknya, dan tidak menutup kemungkinan memperbesar jangkauan kepada konsumen baru yang mungkin belum pernah membeli di restonya.

Strategi Raih Omzet Secara Maksimal dengan Iklan GoFood ala Yellow Chicken

1. Tentukan tujuan dalam beriklan

Sebelum membuat iklan, mulailah dengan menetapkan tujuan Anda dalam beriklan. Disarankan agar tidak membuat tujuan hanya untuk meningkatkan penjualan saja, sebab tujuan tersebut tergolong rancu. Anda bisa mulai membuat tujuan seperti mendapatkan 15 konsumen baru, menjual 50 porsi dalam sehari, atau meningkatkan omzet sebesar 30%. Dengan begitu, tujuan yang ingin dicapai pun menjadi lebih realistis. Namun sebelum beriklan, disarankan untuk mematangkan produk, packaging, dan pelayanan resto Anda lebih dulu, ya.

2. Alokasikan budget khusus

Untuk mengiklankan sebuah produk, Anda pasti membutuhkan budget khusus. Untuk itu, Anda bisa mempersiapkan budget tersebut dengan mengalokasikan sebagian omzet yang didapat. Untuk menghindari kerugian, Anda bisa menambahkan budget promo atau HPP pemasaran ke dalam harga produk yang dijual. Namun tenang saja, kini Iklan GoFood sudah menyediakan berbagai jenis paket yang bisa disesuaikan tergantung dengan budget yang Anda miliki.

3. Perhatikan durasi iklan

Meskipun sering dianggap remeh, ternyata durasi iklan menjadi salah satu poin penting dalam memaksimalkan iklan, lho. Durasi iklan yang Anda pilih disarankan untuk tidak boleh terlalu pendek maupun terlalu panjang. Sebagai permulaan, Anda bisa lebih dulu memilih rekomendasi durasi dari GoFood yakni selama 15 hari.

4. Ikuti Rekomendasi Paket Combo

Untuk memaksimalkan kenaikan transaksi, Anda dapat mengikuti rekomendasi paket Combo Pasti Ada Promo + Iklan GoFood. Melalui paket ini, pelanggan yang sudah berhasil dijangkau akan lebih tertarik untuk membeli produk di resto Anda. Anda juga bisa mendapatkan berbagai keuntungan menarik lainnya, salah satunya yakni tambahan subsidi atau diskon promo dan iklan resto ditempatkan pada berbagai halaman strategis di GoFood.

5. Buat menu bundling

Dalam meningkatkan penjualan, Anda bisa membuat menu bundling untuk beberapa menu menjadi satu paket. Untuk menentukan menu bundling ini, Anda bisa menggabungkan menu dengan tingkat penjualan rendah dengan produk yang memiliki peluang tinggi dibeli oleh konsumen. Untuk lebih memaksimalkan omzet, Anda juga dapat menawarkan menu dengan harga yang lebih rendah dari biaya produksi sebenarnya, dan di bundling dengan produk normal lainnya agar dapat menutupi kerugian atau selisih harga dari produk yang disubsidi.

Nah, itulah strategi dan kisah sukses Ermawanto sebagai pemilik Yellow Chicken yang berhasil meningkatkan omzetnya setiap bulan. Siap untuk menerapkan strategi tersebut di resto Anda? Bagi Anda yang mau tahu strategi dan tips menarik lainnya untuk mengembangkan resto, yuk, gabung ke Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) sekarang! Banyak materi edukasi serta kemudahan berjejaring dengan sesama pengusaha kuliner se-Indonesia, lho!


Apakah materi ini membantu?

like
dislike
Feedback

Punya saran?

Berikan saran Anda terkait materi ini atau yang ingin Anda pelajari di dalam BizTips.


Punya Pertanyaan Seputar GoFood Merchant?

Anda dapat menemukan panduan penggunaan GoFood Merchant di Pusat Bantuan untuk memudahkan Anda.

carton