Semua Topik

Manajemen Operasional

Operasional untuk Ekspansi Bisnis

Mau Punya Banyak Cabang? Ini Strategi Jualan di GoFood yang Bisa Dicoba

Operasional untuk Ekspansi Bisnis

Mau Punya Banyak Cabang? Ini Strategi Jualan di GoFood yang Bisa Dicoba

Mau Punya Banyak Cabang? Ini Strategi Jualan di GoFood yang Bisa Dicoba

Manajemen Operasional •

Diperbarui 8 April •

Baca 5 Menit

Operasional untuk Ekspansi Bisnis •

Diperbarui 8 April •

Baca 5 Menit


Profil Singkat dan Kisah Perjalanan Hai-Hai Ricebowl

Memiliki visi sebagai “Best Ricebowl in Town”, Mbak Athya selaku pemilik usaha dari Banjarmasin melihat adanya peluang besar untuk menghadirkan inovasi menu ricebowl, khususnya olahan ayam dan daging, yang dipadukan dengan cita rasa khas sambal Indonesia dengan saus Jepang, seperti sambal matah serta sentuhan saus bulgogi Jepang.

Pada tahun 2018, Mbak Athya memutuskan untuk mengambil langkah besar dengan resign dari pekerjaannya dan mulai membangun usaha di bidang F&B sambil membantu orang tuanya. Di awal perjalanan, ia menjalankan usahanya dengan sistem made by order atau pre-order, menawarkan menu ricebowl buatannya kepada teman-teman dan lingkungan terdekat.

Setelah banyak yang mencicipi, ricebowl buatannya mendapat ulasan yang sangat positif. Banyak yang menyukai aroma sambal matah yang kuat, berpadu dengan ayam goreng crispy yang gurih sehingga menciptakan rasa yang pas, yang tak kalah menarik dari menu dagingnya dipadukan dengan saus bulgogi yang terasa gurih dan meresap. Dari situlah, pelanggan mulai berdatangan dari kepercayaan dan rekomendasi dari mulut ke mulut.

Awal Mula & Kisah Sukses Bergabung di GoFood

Di tahun 2018, sejak hadirnya GoFood, Mbak Athya melihat peluang jika masakannya sudah dikenal secara offline, maka ketika didaftarkan ke GoFood akan memiliki potensi besar untuk berkembang di penjualan online. Meskipun pada tahun 2020 sempat menghadapi masa sulit akibat pandemi COVID-19, Mbak Athya tetap konsisten menjaga kualitas rasa dan kemasan produk Hai Hai Ricebowl. Seiring berjalannya waktu, Hai-Hai Ricebowl berhasil bertahan dan berkembang hingga menjadi salah satu dari 5 brand kuliner teratas di Kalimantan Selatan, bersaing dengan brand besar lainnya, serta memperoleh hingga 80% pendapatan dari GoFood.

Tips utama dari Hai-Hai Ricebowl yang dapat meningkatkan keputusan beli konsumen, salah satunya dengan menggunakan konsep psychological pricing "Menu Banting Harga" agar harga terlihat lebih terjangkau. Hindari angka bulat, contoh: Rp19.900 terasa lebih murah dibanding Rp20.000 karena efek psikologis angka di depan.

1280X1280 (24).PNG

Hingga akhirnya, pada tahun 2026, Hai-Hai Ricebowl sukses melakukan ekspansi bisnis dengan memiliki 6 outlet yang tersebar di Banjarmasin, Banjarbaru, dan Palangkaraya.

Strategi Ekspansi Bisnis Hai-Hai Ricebowl

Perjalanan ekspansi bisnis Hai-Hai Ricebowl tidak terjadi secara instan, melainkan melalui proses bertahap yang penuh evaluasi di setiap langkahnya. Hai-Hai Ricebowl memulai dari satu outlet dengan fokus utama pada kualitas produk, pelayanan, serta membangun kepercayaan pelanggan.

Dibutuhkan waktu sekitar dua tahun untuk membangun fondasi bisnis dari nol mulai dari melihat respons pasar yang semakin ramai hingga melakukan survei lokasi, khususnya di area sekolah dan kampus. Ekspansi pertama Hai-Hai RIcebowl lakukan di awal pandemi COVID-19, setelah usaha berjalan selama dua tahun: satu tahun dimulai dari rumah, kemudian satu tahun berikutnya berpindah ke ruko. Setelah itu, Hai-Hai Ricebowl mulai membuka cabang di area dengan konsentrasi mahasiswa yang tinggi.

Seiring nama brand yang mulai dikenal dan memiliki pelanggan loyal, Hai-Hai Ricebowl tidak langsung membuka banyak cabang sekaligus. Strategi yang diterapkan adalah ekspansi secara bertahap dan terukur. Setiap pembukaan outlet baru didasarkan pada analisis yang matang, seperti potensi lokasi, target pasar, serta kesiapan operasional tim.

Selain itu, Hai-Hai Ricebowl juga menerapkan beberapa strategi utama:

1. Standarisasi Produk & Operasional

Memastikan setiap outlet memiliki kualitas rasa dan pelayanan yang konsisten sehingga pelanggan mendapatkan pengalaman yang sama di setiap cabang.

2. Memanfaatkan Kekuatan Brand

Sebelum melakukan ekspansi, Hai-Hai Ricebowl fokus membangun branding melalui media sosial dan pengalaman pelanggan. Hal ini membantu menciptakan awareness sejak awal ketika outlet baru dibuka.

3. Efisiensi Produksi

Sebagian proses produksi Hai-Hai Ricebowl pusatkan untuk menjaga kualitas sekaligus menekan biaya, sehingga operasional tetap terkontrol meskipun jumlah outlet bertambah.

4. Tim yang Solid & Terlatih

Hai-Hai Ricebowl percaya bahwa ekspansi bukan hanya tentang membuka cabang baru, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia. Oleh karena itu, pelatihan dan penguatan tim menjadi prioritas utama.

5. Adaptasi dengan Pasar Lokal

Setiap lokasi memiliki karakter pelanggan yang berbeda. Hai-Hai Ricebowl tetap fleksibel dalam menyesuaikan strategi penjualan, tanpa menghilangkan identitas brand.

Dengan kombinasi konsistensi kualitas, strategi yang terukur, serta tim yang kuat, bisnis Hai-Hai Ricebowl berhasil berkembang hingga memiliki enam outlet seperti saat ini.

Pengalaman Bergabung dengan KOMPAG

Saat ini, Athya sebagai pemilik Hai-Hai Ricebowl sekaligus Mentor KOMPAG di Banjarmasin berperan dalam mendukung pertumbuhan sesama GoFood Merchant di wilayahnya. Keterlibatannya di KOMPAG bukan hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga ruang kolaborasi yang membuka banyak peluang baru dalam mengembangkan bisnis.

Sebagai mentor, Athya membagikan berbagai strategi yang telah terbukti efektif, mulai dari optimalisasi pemasaran digital, pengelolaan operasional yang lebih efisien, hingga inovasi menu yang sesuai dengan preferensi pasar lokal. Melalui sesi diskusi dan sharing, Athya membantu pelaku usaha lain untuk lebih adaptif menghadapi tantangan bisnis yang terus berubah. Namun, peran ini tidak hanya tentang memberi. Bagi Athya, KOMPAG juga menjadi tempat belajar yang sangat berharga. Interaksi dengan berbagai pelaku usaha, studi kasus nyata, serta pertukaran insight membuat wawasannya semakin luas.

Athya melihat KOMPAG sebagai komunitas yang relevan dan berdampak nyata. Bukan sekadar tempat bertukar ide, tetapi juga sumber inspirasi yang mendorong inovasi dan keberanian untuk mencoba strategi baru. Program-program yang dihadirkan memberikan insight terkini tentang tren pasar serta cara mengoptimalkan penggunaan platform digital dalam bisnis kuliner. Selain itu, KOMPAG juga membuka peluang networking yang kuat antar pelaku usaha. Relasi yang terjalin tidak hanya memperluas koneksi, tetapi juga menciptakan peluang kolaborasi yang dapat memperkuat brand dan memperluas jangkauan pasar.

Bagi Athya, perjalanan bersama KOMPAG membuktikan bahwa kekuatan komunitas memiliki peran besar dalam mendorong pertumbuhan bisnis. Dengan dukungan, kolaborasi, dan semangat untuk terus belajar, KOMPAG menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan bisnisnya untuk terus berkembang dan berinovasi.

Perjalanan Hai-Hai Ricebowl dari pre-order rumahan 2018 hingga enam outlet di 2026 membuktikan visi "Best Ricebowl in Town" diraih lewat rasa autentik, strategi GoFood, psychological pricing, dan ekspansi bertahap dengan tim solid.

Yuk tiru semangat Mbak Athya dan jadi GoFood Merchant unggulan!


Apakah materi ini membantu?

like
dislike
Feedback

Punya saran?

Berikan saran Anda terkait materi ini atau yang ingin Anda pelajari di dalam BizTips.


Punya Pertanyaan Seputar GoFood Merchant?

Anda dapat menemukan panduan penggunaan GoFood Merchant di Pusat Bantuan untuk memudahkan Anda.

carton