Semua Topik

Manajemen Operasional

Evaluasi agar Resto Berkembang!

Bagaimana Respons Restoran Jika Mendapatkan Keluhan dari Pelanggan?

Evaluasi agar Resto Berkembang!

Bagaimana Respons Restoran Jika Mendapatkan Keluhan dari Pelanggan?

Bagaimana Respons Restoran Jika Mendapatkan Keluhan dari Pelanggan?

Manajemen Operasional •

Diperbarui 29 September •

Baca 2 menit

Evaluasi agar Resto Berkembang! •

Diperbarui 29 September •

Baca 2 menit


Setiap restoran berpeluang menerima keluhan pelanggan baik berbentuk kritik maupun saran. Tetapi, cara pihak restoran menanganinya, akan menentukan kepercayaan pelanggan untuk kembali lagi.

Jika komplain konsumen ditangani dengan baik, ini juga bisa membangun hubungan lebih baik bersama konsumen. Lalu, langkah apa saja yang perlu dilakukan agar setiap keluhan dapat diselesaikan secara profesional dan efektif?

Cara Menanggapi Keluhan Pelanggan di Restoran

Setiap keluhan sebenarnya menjadi kesempatan untuk menunjukkan kualitas pelayanan restoran kepada pelanggan. Jika ditangani dengan cepat, tulus, dan tepat, komplain dapat berubah menjadi pengalaman yang membangun kepercayaan pelanggan

1. Memberikan Jawaban Detail dan Relevan

Dengarkan pelanggan hingga selesai tanpa menyela agar mereka merasa benar-benar didengarkan dengan baik. Berikan perhatian penuh dengan menjaga kontak mata dan bahasa tubuh yang sopan selama percakapan berlangsung.

Hindari terburu-buru memberikan jawaban sebelum memahami akar permasalahan yang sebenarnya terjadi. Setelah pelanggan selesai berbicara, ulangi inti keluhan menggunakan kalimat sederhana sebagai bentuk konfirmasi.

Jawaban yang relevan menunjukkan bahwa Anda memahami masalah, bukan sekadar memberikan respons otomatis. Sampaikan penjelasan sesuai fakta tanpa menyalahkan rekan kerja, dapur, maupun sistem operasional restoran.

Pastikan informasi yang diberikan mudah dipahami sehingga pelanggan tidak semakin bingung atau kecewa. Cara ini membantu menangani keluhan pelanggan dengan lebih profesional sekaligus menjaga kepercayaan mereka.

2. Berikan Respon Sesegera Mungkin

Jangan membiarkan pelanggan menunggu terlalu lama setelah mereka menyampaikan komplain kepada staf restoran. Segera datangi pelanggan dan tunjukkan bahwa masalah tersebut menjadi prioritas untuk segera diselesaikan bersama.

Respons yang cepat membantu meredakan emosi pelanggan sebelum rasa kecewanya semakin bertambah besar. Apabila solusi membutuhkan waktu, sampaikan perkiraan proses penyelesaiannya secara jujur dan terbuka kepada pelanggan.

Misalnya, jelaskan bahwa makanan baru sedang dipersiapkan dan membutuhkan beberapa menit penyelesaian tambahan. Hindari memberikan janji yang sulit dipenuhi hanya untuk menenangkan pelanggan sesaat saja.

Lebih baik menyampaikan estimasi realistis dibanding memberikan harapan yang akhirnya tidak terpenuhi dengan baik. Kecepatan merespons sering menjadi penentu apakah pelanggan bersedia kembali berkunjung atau tidak.

Baca juga: Pelatihan yang Dibutuhkan Pegawai Restoran Anda untuk Naik Skill

3. Lakukan Identifikasi Terkait Keluhan yang Sering Muncul

Rajinlah membaca ulasan pelanggan secara rutin baik di aplikasi, Google Maps, atau pesan yang dikirim melalui media sosial. Catat setiap komplain yang diterima agar penyebabnya lebih mudah dianalisis secara menyeluruh oleh manajemen.

Tuliskan informasi penting seperti nomor meja, menu, waktu kejadian, dan solusi yang telah diberikan. Kelompokkan keluhan berdasarkan kategori agar pola masalah lebih mudah dikenali pada kemudian hari.

Data tersebut membantu restoran menentukan bagian operasional yang membutuhkan perbaikan lebih cepat. Hasil evaluasi juga dapat dijadikan bahan pembahasan saat briefing bersama seluruh anggota tim.

Dengan cara ini, kesalahan yang sama dapat dicegah sebelum kembali dialami pelanggan berikutnya. Semakin lengkap data yang dikumpulkan, semakin tepat pula strategi perbaikan yang dapat dilakukan.

4. Memahami Berbagai Jenis Pelanggan

Setiap pelanggan memiliki karakter dan cara menyampaikan komplain yang berbeda-beda saat menghadapi masalah. Ada pelanggan yang tenang, tetapi ada pula yang langsung menyampaikan keluhan dengan nada tinggi.

Tetaplah bersikap profesional tanpa ikut terpancing emosi meskipun situasi terasa cukup menegangkan. Gunakan nada bicara yang tenang agar suasana percakapan menjadi lebih nyaman dan terkendali bersama.

Berikan kesempatan kepada pelanggan untuk menyampaikan seluruh keluhannya hingga benar-benar selesai berbicara. Hindari berdebat atau mencari alasan yang justru membuat suasana semakin tidak kondusif.

Fokuslah mencari jalan keluar terbaik sesuai kebutuhan pelanggan dan kondisi yang sedang terjadi. Pendekatan yang tepat akan membuat pelanggan merasa lebih dihargai dan diperlakukan dengan baik.

5. Berikan Kompensasi Proporsional

Setelah memahami masalah, tentukan bentuk kompensasi yang sesuai dengan tingkat keluhan pelanggan tersebut. Jika makanan bermasalah, tawarkan penggantian menu baru dengan proses memasak yang lebih baik.

Untuk keterlambatan penyajian, restoran dapat memberikan minuman atau camilan sebagai bentuk perhatian tambahan. Pada kondisi tertentu, diskon tagihan juga dapat menjadi solusi yang adil bagi pelanggan.

Apabila menu tidak layak disajikan, biaya makanan tersebut sebaiknya tidak dibebankan kepada pelanggan. Pastikan kompensasi diberikan secara bijaksana sesuai kebijakan yang berlaku di restoran Anda.

Langkah ini menunjukkan bahwa restoran bertanggung jawab atas pengalaman pelanggan selama berkunjung. Pelanggan pun akan lebih menghargai restoran yang berani mengambil tindakan nyata saat terjadi kesalahan.

Baca Juga: Intip Rahasia Jitu Mendapatkan Rating Tinggi di GoFood, Yuk Coba Terapkan!

6. Menyertakan Permohonan Maaf dan Memberikan Solusi

Sampaikan permohonan maaf dengan tulus setelah pelanggan selesai menjelaskan seluruh permasalahannya kepada Anda. Fokuskan permintaan maaf pada ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama berada di restoran.

Hindari menyampaikan alasan yang terkesan membela diri atau mengalihkan tanggung jawab kepada pihak lain. Setelah itu, jelaskan solusi yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut secepat mungkin.

Misalnya mengganti menu, mempercepat pesanan, atau memperbaiki kesalahan transaksi yang terjadi sebelumnya. Pastikan solusi yang ditawarkan benar-benar dapat dilaksanakan sesuai kondisi operasional restoran saat itu.

Pelanggan biasanya lebih menghargai tindakan nyata dibanding sekadar permintaan maaf tanpa penyelesaian jelas. Pendekatan seperti ini membantu membangun kembali rasa percaya pelanggan terhadap kualitas pelayanan restoran.

7. Berikan Update Solusi Secara Transparan

Jangan biarkan pelanggan menunggu tanpa mendapatkan informasi mengenai perkembangan penanganan komplain mereka. Berikan kabar secara berkala apabila proses penyelesaian membutuhkan waktu lebih lama dari perkiraan awal.

Sampaikan perkembangan tersebut menggunakan bahasa yang sopan, jelas, dan mudah dipahami pelanggan. Jika ada kendala tambahan, jelaskan secara jujur tanpa memberikan informasi yang berlebihan.

Komunikasi yang terbuka membantu mengurangi rasa khawatir selama pelanggan menunggu solusi diselesaikan. Setelah masalah selesai, pastikan pelanggan menerima hasil sesuai solusi yang telah dijanjikan sebelumnya.

Akhiri percakapan dengan mengucapkan terima kasih atas masukan yang telah mereka berikan kepada restoran. Sikap terbuka seperti ini menunjukkan komitmen restoran untuk terus memperbaiki kualitas pelayanannya.

Baca juga: Lakukan Juga Cara Mengatasi Review Negatif di Google Maps!

Atasi Komplain Jadi Langkah Bisnis Restoran Anda Semakin Tumbuh Berkembang!

Jangan terlalu ambil pusing saat menghadapi keluhan pelanggan. Penting untuk meresponnya dengan profesional agar menumbuhkan kepercayaan antar pelanggan yang lebih kuat terhadap restoran Anda.

Selain menyelesaikan masalah, respons yang tepat menunjukkan bahwa restoran benar-benar peduli terhadap setiap pelanggan. Strategi menghadapi komplain pelanggan akan membantu menjaga reputasi bisnis dan kepuasan pelanggan dalam jangka panjang.

Ingin bisnis restoran Anda tumbuh lebih besar? Jangkau lebih banyak pelanggan dan perluas peluang penjualan bersama GoFood Merchant. Dengan dukungan ribuan driver Gojek di setiap kota, pesanan untuk pelanggan bisa sampai dengan cepat dan praktis.

Dengan bergabung jadi GoFood Merchant, Anda akan menemukan strategi #JalanPintarJualan. Didukung berbagai rangkaian edukasi untuk mengembangkan usaha sekaligus meningkatkan kualitas operasional bisnis bersama Komunitas Partner GoFood.

Yuk, bergabung dengan GoFood Merchant sekarang juga dan mulai kembangkan bisnis kuliner Anda!

Feedback

Punya saran?

Berikan saran Anda terkait materi ini atau yang ingin Anda pelajari di dalam BizTips.


Punya Pertanyaan Seputar GoFood Merchant?

Anda dapat menemukan panduan penggunaan GoFood Merchant di Pusat Bantuan untuk memudahkan Anda.

carton