Semua Topik
Manajemen Operasional
Evaluasi agar Resto Berkembang!
Rahasia Pancong Ruang Rasa Tetap Laris Manis di Musim Transisi Pandemi
Evaluasi agar Resto Berkembang!
Rahasia Pancong Ruang Rasa Tetap Laris Manis di Musim Transisi Pandemi
Rahasia Pancong Ruang Rasa Tetap Laris Manis di Musim Transisi Pandemi
Rahasia Pancong Ruang Rasa Tetap Laris Manis di Musim Transisi Pandemi – Setelah berhasil melewati masa pandemi yang penuh tantangan, kini para pengusaha pun dituntut untuk kembali beradaptasi di tengah musim transisi usai pandemi. Banyak perilaku masyarakat dan konsumen menjadi ikut berubah akibat penyesuaian kondisi yang ada.
Ditambah lagi, musim ini juga menjadi masa bangkitnya banyak pengusaha yang sebelumnya telah menanggung kerugian akibat COVID-19. Meskipun begitu, para pengusaha tetap harus siap bertahan dan menyiapkan berbagai inovasi demi mendukung operasional usaha selama fase pemulihan ke keadaan normal.
Nah, untuk menghadapi masa transisi ini, Latiful Amri selaku mentor KOMPAG sekaligus pemilik outlet Pancong Ruang Rasa akan membagikan tips jitu tetap laris manis di musim transisi pandemi. Penasaran dengan tipsnya?
Kenalan dengan Pancong Ruang Rasa, yuk!

Berdiri sejak Januari 2019, Pancong Ruang Rasa tidak serta merta langsung sukses dalam menjalani usahanya. Penguasaan produk dan selera yang diinginkan konsumen menjadi tantangan utama resto ini.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Amri memutuskan untuk selalu belajar dan melakukan riset terhadap permintaan konsumen. Banyak cara yang dilakukan pemilik resto Pancong Ruang Rasa ini agar terus dapat mengembangkan usahanya, mulai dari belajar otodidak hingga mengikuti komunitas, seperti KOMPAG.
Saat ini, Amri telah berhasil mengembangkan usahanya hingga memiliki 8 cabang. Untuk mengelola semua cabang tersebut, menurutnya, diperlukan kemampuan dalam menerapkan sistem yang baik, seperti pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP), management supply chain yang baik, hingga membentuk tim kreatif.
Untuk dapat selalu bertahan, Amri juga mengatakan, seorang pengusaha harus siap beradaptasi di segala kondisi, baik seperti masa pandemi yang lalu atau bahkan masa transisi seperti saat ini.
Kondisi Saat Pandemi Hingga Musim Transisi
Saat pandemi, Pancong Ruang Rasa juga jadi salah satu yang terkena dampaknya. Banyak outlet yang bahkan terpaksa tutup saat itu.
Untuk mengurangi banyaknya kerugian yang ditanggung, Amri memilih untuk melakukan strategi ketapel, yang mana outletnya akan mundur beberapa saat dan melaju kencang di suatu waktu. Mundur beberapa saat yang dilakukan Amri saat itu yakni dengan merampingkan sejumlah biaya yang dikeluarkan, seperti beban biaya back office dan biaya operasional.
Saat masa transisi berlangsung, berbagai inovasi pun dilakukan Amri, di antaranya seperti memperluas cakupan dine-in serta membuat menu seasonal. Banyaknya orang yang mulai beraktivitas diluar pun dimanfaatkan Amri untuk mulai membuka layanan makan di tempat.
Ditambah lagi, perilaku konsumen banyak berubah saat masa transisi ini, seperti pembelian yang datang justru didominasi oleh pelanggan yang langsung datang ke lokasi dibanding membeli melalui aplikasi online.
Selain itu, resto yang berdomisili di Jakarta ini juga membuat banyak menu tambahan untuk menghindari konsumen merasa bosan, yaitu menu frozen dari pancong tersebut.
3 Tips Menghadapi Musim Transisi Pandemi
Untuk menghadapi musim transisi ini, Amri memberikan 3 tips jitu yang bisa Anda terapkan.
1. Selalu memeriksa HPP
Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) tidak hanya dilakukan sekali pada awal berdirinya outlet saja, lho. HPP juga perlu diperbaharui sejalan dengan harga bahan yang sedang berlaku di pasaran. Apalagi, setiap harga bahan saat ini sering mengalami kenaikan harga.
Dengan memeriksa HPP, Anda bisa memastikan berapa banyak keuntungan yang didapat serta memutuskan untuk menaikkan harga jual jika memang diperlukan.
2. Buka layanan makan di tempat jika memungkinkan
Memberikan layanan makan di tempat bisa menjadi kesempatan yang bisa Anda manfaatkan di masa transisi ini, terutama jika outlet Anda memang menyajikan makan di tempat sebelum pandemi.
Meskipun begitu, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan di masa transisi ini, seperti kebersihan peralatan makan dan outlet Anda, penerapan aturan physical distancing, menerapkan aturan memakai masker, serta menyediakan air mengalir untuk mencuci tangan atau fasilitas hand sanitizer.
Dengan begitu, Anda bisa mencegah penyebaran virus sekaligus menambah kepercayaan konsumen untuk makan di tempat.
3. Sesuaikan ulang jam buka tutup resto
Seiring berubahnya perilaku konsumen di musim transisi ini erat kaitannya dengan penyesuaian jam operasional resto Anda. Ditambah lagi, banyak konsumen yang kini mulai bekerja dari kantor, yang membuat pemesanan banyak dilakukan pada sore atau malam hari.
Untuk itu, Anda perlu melakukan riset kapan waktu yang tepat untuk mengatur jam buka tutup resto atau memberikan diskon.
Strategi mana saja nih yang sudah Anda terapkan di musim transisi pandemi ini? Bagi kalian yang mau tahu strategi lain dalam mengembangkan resto, yuk, gabung ke Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) sekarang! Banyak materi edukasi serta kemudahan berjejaring dengan sesama pengusaha kuliner se-Indonesia, lho!
Apakah materi ini membantu?
