Semua Topik

Manajemen Operasional

Evaluasi agar Resto Berkembang!

5 Kesalahan Kecil di Dapur Resto yang Diam Diam Mempengaruhi Rating

Evaluasi agar Resto Berkembang!

5 Kesalahan Kecil di Dapur Resto yang Diam Diam Mempengaruhi Rating

5 Kesalahan Kecil di Dapur Resto yang Diam-Diam Mempengaruhi Rating

Manajemen Operasional •

Diperbarui 20 Juli •

Baca 5 menit

Evaluasi agar Resto Berkembang! •

Diperbarui 20 Juli •

Baca 5 menit


Kualitas makanan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kepuasan pelanggan. Namun, bukan hanya soal rasa yang perlu diperhatikan. Ada banyak detail kecil di dapur yang sering dianggap sepele, padahal sangat penting.

Mulai dari pesanan yang tidak sesuai, topping yang tertinggal, hingga waktu penyajian yang terlalu lama, semuanya dapat menjadi alasan pelanggan memberikan ulasan kurang baik. Kesalahan kecil di dapur memang sering tidak terlihat secara langsung, tetapi dampaknya bisa terasa ketika makanan sampai ke tangan pelanggan.

Hal ini juga dapat memengaruhi rating resto di GoFood, yang 100% didasari oleh ulasan pelanggan. Untuk resto di GoFood, dibutuhkan minimal 5 ulasan pelanggan dalam 90 hari terakhir (tidak termasuk transaksi GoFood pickup) agar rating dapat muncul di Profil Resto.

Oleh karena itu, kesalahan yang terjadi berulang kali bukan hanya berisiko menurunkan kepuasan pelanggan, tetapi juga bisa berdampak pada rating dan kepercayaan mereka terhadap kualitas layanan resto.

Jangan Diabaikan, Kesalahan Kecil di Dapur Resto Bisa Mempengaruhi Rating, Lho!

Kesalahan kecil yang berulang bisa membuat resto Anda memiliki image yang buruk, lho! Karena itu, kita memang harus aware terhadap beberapa hal yang bisa membuat performa resto menurun, seperti:

1. Tidak Memeriksa Ulang Pesanan

Salah satu kesalahan yang paling sering terjadi di dapur adalah tidak melakukan pengecekan ulang sebelum pesanan dikirim. Dalam kondisi ramai, kita biasanya fokus menyelesaikan banyak pesanan dalam waktu bersamaan.

Akibatnya, ada kemungkinan menu yang dibuat tidak sesuai dengan pesanan pelanggan. Kesalahan ini bisa berupa jumlah menu yang kurang, varian makanan yang tertukar, atau minuman yang tidak ikut dikirim. Bagi pelanggan, menerima pesanan yang tidak sesuai tentu menjadi pengalaman yang mengecewakan. Mereka harus menghubungi pihak resto dan menunggu lagi untuk mendapat pesanan lengkap.

2. Topping dan Pelengkap Makanan Tertinggal

Banyak menu makanan yang memiliki topping atau pelengkap sebagai bagian penting dari pesanan. Misalnya sambal, saus, acar, mayones, bawang goreng, keju, atau berbagai garnish lainnya. Sayangnya, komponen kecil seperti ini seringkali terlupakan saat proses pengemasan.

Meskipun terlihat sederhana, topping dan pelengkap sering kali menjadi core penting dalam makanan. Bayangkan jika pelanggan memesan ayam geprek tetapi sambalnya tidak ikut dikirim. Pengalaman makan tentu terasa kurang maksimal, bukan?

Ketika pelanggan merasa ada bagian yang kurang dari pesanannya, mereka bisa menganggap resto kurang teliti dalam menyiapkan makanan. Hal ini dapat memengaruhi kepuasan mereka.

3. Porsi Penyajian Tidak Konsisten

Pelanggan umumnya memiliki ekspektasi tertentu terhadap menu yang mereka pesan, terutama jika mereka sudah pernah membeli sebelumnya. Saat suatu hari porsi yang diterima jauh lebih sedikit dibanding pesanan sebelumnya, rasa kecewa bisa muncul.

Ketidakkonsistenan porsi biasanya terjadi karena tidak adanya standar penyajian yang jelas di dapur. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menimbulkan kesan bahwa kualitas resto tidak stabil.

4. Catatan Pelanggan Terlewat

Saat memesan makanan, pelanggan juga sering memberikan catatan tambahan untuk menyesuaikan menu dengan selera mereka. Misalnya meminta sambal dipisah, tidak menggunakan bawang, menambah saus, atau mengurangi tingkat kepedasan.

Kesalahan yang sering terjadi adalah catatan tersebut tidak terbaca atau terlewat ketika makanan sedang dipersiapkan. Akibatnya, pelanggan menerima menu yang tidak sesuai dengan permintaan mereka.

Bagi sebagian pelanggan, catatan tambahan bukan sekadar permintaan biasa. Ada yang memiliki selera khusus terhadap rasa makanan, bahkan ada yang menghindari bahan tertentu. Ketika catatan mereka tidak diperhatikan, pelanggan bisa merasa bahwa resto kurang peduli terhadap request mereka.

Oleh karena itu, membaca catatan pesanan harus menjadi bagian penting dalam proses persiapan makanan. Detail kecil ini bisa membuat resto memiliki image yang memuaskan bagi pelanggan.

5. Waktu Menyiapkan Makanan yang Terlalu Lama

Kecepatan pelayanan menjadi salah satu faktor yang sering dinilai pelanggan ketika memesan makanan secara online. Makanan yang lezat tetap bisa memunculkan komplain jika waktu persiapannya terlalu lama. Keterlambatan biasanya terjadi karena kerja tim yang kurang baik, jumlah pesanan yang membludak, atau proses kerja yang belum efisien. Saat pelanggan harus menunggu jauh lebih lama dari perkiraan, mereka pasti merasa tidak puas.

Selain itu, waktu persiapan yang terlalu lama juga dapat memengaruhi kualitas makanan saat diterima pelanggan. Beberapa menu mungkin sudah tidak dalam kondisi hangat ketika sampai ke tujuan.

Berbagai hal penting ini perlu menjadi evaluasi bagi resto untuk terus memiliki alur kerja di dapur yang detail sehingga pelanggan menerima pesanan mereka dengan baik dan sesuai perkiraan waktu.

Baca juga: Contoh SOP Resto yang Mudah Diterapkan untuk Usaha Makanan Pemula

Tips Menghindari Komplain karena Kesalahan Dapur

Kesalahan kecil di atas sangat berpotensi menimbulkan komplain. Oleh karena itu, kita bisa mengambil langkah antisipasi agar hal seperti ini tidak terulang kembali! Apa saja caranya?

1. Briefing Tim dengan Jelas

Salah satu cara paling efektif untuk mengurangi kesalahan di dapur adalah melakukan briefing secara rutin kepada seluruh tim. Briefing tidak harus berlangsung lama, tetapi harus jelas dan fokus pada hal-hal penting yang perlu diperhatikan selama operasional berlangsung.

Anda bisa mengingatkan staf mengenai standar porsi, prosedur pengecekan pesanan, cara membaca catatan pelanggan, hingga prioritas pesanan yang harus segera diselesaikan. Lewat komunikasi yang baik, seluruh tim memiliki pemahaman yang sama. Selain itu, briefing juga menjadi kesempatan untuk membahas kendala yang sebelumnya terjadi agar tidak terulang kembali.

2. Cek Kelengkapan Sebelum Dikirim

Sebelum pesanan diberikan kepada Mitra Driver atau pelanggan, lakukan pemeriksaan akhir terhadap seluruh isi pesanan. Pastikan jumlah menu sudah sesuai, topping dan pelengkap tersedia, serta catatan pelanggan sudah dipenuhi dengan benar.

Banyak resto yang berhasil mengurangi tingkat komplain hanya dengan menerapkan proses pengecekan sederhana ini. Langkah tersebut memang membutuhkan waktu tambahan, tetapi jauh lebih baik dibanding harus menghadapi keluhan pelanggan.

Jika memungkinkan, buat daftar pengecekan yang dapat digunakan oleh tim dapur atau tim packing. Dengan begitu, setiap pesanan memiliki standar pemeriksaan yang sama.

3. Tetap Tenang saat Pesanan Membludak

Jam makan siang, jam makan malam, atau periode promo sering kali membuat jumlah pesanan meningkat drastis. Dalam kondisi seperti ini, tekanan kerja di dapur juga ikut bertambah. Sayangnya, banyak kesalahan justru muncul ketika tim bekerja terlalu terburu-buru.

Oleh karena itu, penting untuk tetap menjaga ketenangan meskipun pesanan sedang ramai. Fokus pada proses kerja yang sudah ditetapkan dan hindari mengambil jalan pintas yang berisiko menyebabkan kesalahan.

Jika tim tetap bekerja secara terstruktur, pesanan dapat diselesaikan dengan lebih rapi dan sesuai. Dengan memperhatikan detail kecil di dapur, resto bisa menjaga kualitas pesanan dan mengurangi risiko komplain pelanggan. Hal-hal sederhana seperti ini memberikan dampak besar terhadap kepuasan pelanggan dan rating resto.

Tingkatkan Operasional Resto Anda Bersama GoFood Merchant!

Untuk mendukung operasional yang lebih rapi, Anda bisa memanfaatkan Aplikasi GoFood Merchant dalam memantau pesanan yang masuk, membaca catatan pelanggan dengan lebih teliti, serta mengevaluasi review pelanggan secara berkala.

Dengan begitu, Anda dapat menemukan masalah yang perlu diperbaiki dan terus meningkatkan kualitas layanan agar pelanggan semakin puas saat memesan dari resto Anda. Yuk, miliki manajemen resto yang lebih baik dengan bergabung bersama GoFood Merchant!

Baca juga: Pengertian dan Cara Membuat Laporan Laba Rugi Usaha Anda


Apakah materi ini membantu?

like
dislike
Feedback

Punya saran?

Berikan saran Anda terkait materi ini atau yang ingin Anda pelajari di dalam BizTips.


Punya Pertanyaan Seputar GoFood Merchant?

Anda dapat menemukan panduan penggunaan GoFood Merchant di Pusat Bantuan untuk memudahkan Anda.

carton