Semua Topik

Manajemen Operasional

Evaluasi agar Resto Berkembang!

Apa Tujuan dari Sebuah Inovasi? Resto Kebab Dara Sebutkan Semua Alasan Pentingnya!

Evaluasi agar Resto Berkembang!

Apa Tujuan dari Sebuah Inovasi? Resto Kebab Dara Sebutkan Semua Alasan Pentingnya!

Apa Tujuan dari Sebuah Inovasi? Resto Kebab Dara Sebutkan Semua Alasan Pentingnya!

Manajemen Operasional •

Diperbarui 17 Juli •

Baca 5 Menit

Evaluasi agar Resto Berkembang! •

Diperbarui 17 Juli •

Baca 5 Menit


Banyak konsumen kini mulai mencari alternatif makanan untuk mengganjal lapar yang tidak selalu berbasis nasi, mi, atau sumber karbohidrat lainnya. Salah satu pilihan populer adalah kebab, makanan khas Timur Tengah yang dikenal dengan isian daging yang menggugah selera. Tak heran jika kebab semakin mudah ditemukan, mulai dari penjual kaki lima dengan gerobak hingga gerai-gerai modern di pusat perbelanjaan besar.

Salah satu pelaku usaha kebab yang telah lama eksis di industri ini adalah Kebab Dara milik Hafiz Heriyuda, GoFood Merchant asal Padang. Kebab Dara berdiri sejak tahun 2007 dengan menu andalan mereka, Kebab Original, yang menjadi favorit pelanggan sejak awal. Konsistensi rasa, harga yang terjangkau, serta kemasan yang praktis membuat Kebab Dara diterima luas oleh masyarakat. Seiring waktu, Kebab Dara terus berkembang dan kini telah memiliki lebih dari 15 cabang yang tersebar di berbagai lokasi.

WhatsApp Image 2025-07-17 at 14.20.28 (1).jpeg

Perjalanan bisnis Kebab Dara juga mengalami transformasi besar saat bergabung dengan GoFood pada tahun 2018. Sejak saat itu, mereka semakin mudah menjangkau pelanggan baru, termasuk mereka yang memilih layanan pesan antar makanan. Bahkan, di masa-masa sulit seperti saat pandemi COVID-19 melanda, GoFood menjadi media utama untuk mengirimkan makanan secara daring yang membantu Kebab Dara tetap bertahan di tengah berbagai tantangan.

Transformasi Bisnis Melalui Ghost Kitchen

Perubahan perilaku konsumen pascapandemi menjadi titik balik penting bagi Kebab Dara. Di masa pandemi, bisnis ini mencapai puncaknya berkat tingginya permintaan takeaway. Namun, ketika situasi membaik dan konsumen mulai kembali makan di tempat, efektivitas operasional restoran fisik menurun. Melalui riset mendalam, Hafiz dan tim Kebab Dara menemukan bahwa model ghost kitchen, dapur produksi tanpa layanan dine-in atau makan di tempat yang fokus pada pesanan daring, adalah solusi paling efisien dan relevan. Hasilnya, omzet meningkat hingga tiga kali lipat. Dengan ghost kitchen, saat ini Hafiz mengelola empat brand aktif, yaitu Kebab Dara, Cokoteh, Burger Kapulaga, dan Ayam Darem.

Menurut Hafiz, model ghost kitchen menjawab tantangan ruang, biaya operasional, dan jangkauan pasar. Dengan mayoritas pelanggan yang nyaman memesan secara daring, ia dapat fokus pada kualitas produk tanpa beban biaya sewa atau listrik. Konsep ini diadopsi setelah sang pemilik mempelajarinya dari rekan di Bandung dan mengamati praktik serupa di Jakarta, menjadikan Kebab Dara pelopor ghost kitchen di Padang.

Dengan model bisnis takeaway yang mereka jalankan, harga ditetapkan berdasarkan struktur biaya (COGS) sekitar 50–60%, agar tetap kompetitif namun tetap menguntungkan. Selain itu, bahan makanan diproses hingga 80% siap saji di dapur pusat dan hanya membutuhkan pemanasan serta pengemasan di outlet untuk menjaga efisiensi. Kendati berada di satu dapur, identitas tiap brand tetap dijaga melalui hak paten dan strategi pemasaran yang spesifik. Evaluasi rutin dilakukan agar setiap brand tetap relevan dan kompetitif.

Biasanya evaluasi kinerja dilakukan setiap kuartal dengan fokus utama menjaga stabilitas pemesanan, mempertahankan rating pelanggan, serta mengevaluasi performa tiap bagian bisnis. Dengan pendekatan ini, Kebab Dara sukses mentransformasi model konvensional menjadi sistem digital yang lebih adaptif, efisien, dan siap berekspansi ke skala yang lebih luas.

Dari sisi pemasaran, Hafiz memfokuskan sepenuhnya secara digital. Kebab Dara dipromosikan melalui Facebook untuk segmen dewasa, sementara brand lain disesuaikan dengan karakter audiens masing-masing, seperti menggunakan KOL di Instagram untuk target yang lebih muda dan trendi. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam memperkuat identitas brand. Untuk itu, tim Kebab Dara kini tengah mengembangkan situs resmi dan memperbaiki sistem branding secara menyeluruh.

Kendati strategi telah disusun matang, kegagalan tetap dapat terjadi. Namun bagi tim Kebab Dara, kegagalan adalah bagian dari proses belajar. Untuk itu, mereka mengalokasikan 0,5% dari anggaran bulanan khusus untuk eksperimen menu. Pendekatan ini memungkinkan inovasi terus berjalan tanpa mengganggu operasional bisnis, sekaligus menciptakan ruang bagi pertumbuhan berkelanjutan.

Inovasi Menu sebagai Strategi Perluasan Pasar

Bagi Hafiz, inovasi menu bukan sekadar menambah variasi hidangan, tetapi merupakan strategi bisnis yang sangat krusial. Setiap inovasi yang dikembangkan oleh tim Kebab Dara memiliki tujuan yang berbeda namun secara umum diarahkan untuk memperluas pangsa pasar, menjangkau konsumen baru, serta mempertahankan pelanggan lama agar tetap tertarik terhadap brand.

Sebelum meluncurkan menu baru, tim Kebab Dara selalu mempertimbangkan berbagai faktor penting, terutama dari sisi operasional. Mereka menilai apakah menu tersebut memungkinkan untuk diproduksi secara efisien di seluruh cabang dengan fasilitas dan lini produksi yang sudah ada. Jika menu lolos dari aspek kelayakan operasional, langkah selanjutnya adalah menyusun strategi promosi yang sesuai dengan karakteristik target pasar. Materi komunikasi dan promosi akan dirancang agar menu baru bisa dikenali dan diminati oleh segmen konsumen yang diincar. Setelah peluncuran, evaluasi terhadap kualitas produk dan pelayanan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari kontrol mutu.

Inspirasi menu baru sendiri banyak diperoleh dari tren media sosial yang belum banyak hadir di kota mereka. Setiap brand ditargetkan merilis menu baru minimal empat bulan sekali. Selain itu, Kebab Dara juga mengembangkan seasonal menu seperti saat Ramadan, serta kolaborasi dengan influencer lokal, seperti peluncuran Kebab Monster bersama food reviewer Sumatra Barat yang sukses meningkatkan visibilitas dan penjualan.

Kebab Dara Aktif Berkomunitas untuk Menambah Relasi

Selain terus berinovasi dalam hal operasional dan pengembangan produk, Kebab Dara juga aktif membangun jejaring komunitas untuk mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. Salah satu langkah yang diambil adalah bergabung dengan KOMPAG (Komunitas Partner GoFood). Keinginan untuk bergabung datang dari dorongan pribadi Hafiz selaku pemilik yang merasa memiliki banyak pengalaman yang bisa dibagikan kepada sesama pelaku usaha kuliner. Baginya, KOMPAG menjadi wadah yang tepat untuk berbagi, berdiskusi, sekaligus belajar bersama.

Dampak positif yang dirasakan pun cukup signifikan. Melalui KOMPAG, Hafiz menjadi lebih dekat dengan tim GoFood di kota tempat usahanya beroperasi, serta selalu mendapatkan update terkini mengenai fitur, program, dan strategi dari GoFood secara langsung. Informasi-informasi ini tentu sangat penting untuk pengambilan keputusan bisnis. Tak hanya itu, interaksi dengan sesama anggota KOMPAG juga membuka kesempatan untuk belajar dari pengalaman pelaku usaha lain sehingga tercipta pertukaran wawasan yang memperkaya perspektif dalam menjalankan bisnis.

Bagi Anda yang belum bergabung dengan KOMPAG, Anda bisa klik tautan di bawah ini dan gabung secara gratis!


Apakah materi ini membantu?

like
dislike
Feedback

Punya saran?

Berikan saran Anda terkait materi ini atau yang ingin Anda pelajari di dalam BizTips.


Punya Pertanyaan Seputar GoFood Merchant?

Anda dapat menemukan panduan penggunaan GoFood Merchant di Pusat Bantuan untuk memudahkan Anda.

carton