Semua Topik
Keuangan dan Legalitas
Kelola Keuangan dan Legalitas
Manfaat dan Jenis Bukti Transaksi yang Perlu Diketahui Pengusaha Makanan
Kelola Keuangan dan Legalitas
Manfaat dan Jenis Bukti Transaksi yang Perlu Diketahui Pengusaha Makanan
Manfaat dan Jenis Bukti Transaksi yang Perlu Diketahui Pengusaha Makanan
Apakah Anda sudah tahu jika bukti transaksi ini ada beragam jenisnya? Wah jika sampai saat ini Anda belum familiar dengan macam-macam bukti transaksi, bukan tidak mungkin Anda akan kerepotan ketika harus mengumpulkan bukti transaksi fisik sebelum melakukan pencatatan keuangan dalam kurun waktu tertentu.
Bukti transaksi berperan penting untuk mengendalikan keuangan dalam suatu usaha makanan. Kira-kira, apa saja ya manfaat dan macam-macam jenis bukti transaksi? Mari kita jabarkan satu per satu!
Baca juga: Bingung Cara Hitung BEP untuk Usaha Makanan? Ini Penjelasan dan Cara Mudah Menghitung BEP!
Manfaat Bukti Transaksi untuk Usaha Makanan
Berikut ini beberapa manfaat bukti transaksi yang sudah BizTips rangkum untuk Partner GoFood!
✅ Sebagai dasar pencatatan akuntansi usaha;
✅ Bisa mengurangi terjadinya kesalahan atau selisih saat melakukan pencatatan dengan cara menyatakan transaksi dalam bentuk tulisan;
✅ Menghindari duplikasi pada pengumpulan data keuangan;
✅ Dapat diketahui pihak yang bertanggung jawab saat proses transaksi dilakukan;
✅ Dapat menjadi informasi terkait sumber pemasukan dan pengeluaran sebuah usaha, mulai dari modal hingga kewajiban yang harus dibayarkan;
✅ Menjadi media yang memuat informasi keuangan.
Macam-macam Jenis Bukti Transaksi
Ada berbagai jenis bukti transaksi yang biasa digunakan dalam menjalankan usaha. Berikut adalah macam-macam bukti transaksi yang penting untuk Anda ketahui selaku pengusaha.
1. Faktur Penjualan
Faktur penjualan berisi persetujuan kedua belah pihak untuk membeli sebuah barang. Faktur ini berisi informasi yang cukup lengkap mengenai data penjual dan pembeli, seperti nama, jumlah, harga barang, dan NPWP.
2. Faktur Pembelian
Tidak jauh berbeda dari faktur penjualan, faktur pembelian memuat bukti bahwa sebuah perusahaan telah membeli barang dari orang lain. Hal ini akan didapatkan ketika Anda membeli barang dari supplier. Seluruh informasi mengenai waktu transaksi dan jumlah barang juga tersedia dalam faktur pembelian.
3. Nota Retur
Nota retur adalah bukti pengembalian sebuah barang yang telah dijual maupun dibeli. Biasanya, kegiatan meretur terjadi ketika barang tersebut mengalami kerusakan, cacat, ataupun terdapat kesalahan harga barang. Daripada rugi, seorang pemilik usaha akan memilih untuk meretur barang yang tidak sesuai standar kualitasnya.
4. Kuitansi
Kuitansi merupakan salah satu bukti kegiatan transaksi yang terjadi antara penjual dan pembeli. Kuitansi yang berukuran lebih besar akan diberikan pada pembeli, sedangkan kuitansi yang berukuran lebih kecil akan disimpan oleh penjual. Untuk mengesahkan kuitansi, biasanya diperlukan tanda tangan hingga meterai.
5. Faktur Pajak
Faktur pajak merupakan nota yang memuat bukti pembayaran pajak dari pembeli maupun penjual. Bukti ini nantinya berguna ketika pihak yang berwenang melakukan proses audit. Faktur pajak dapat dijadikan sebagai bukti bahwa penjual dan pembeli taat pada aturan pemerintah.
6. Kas Keluar
Kas keluar merupakan bukti yang dimiliki sebuah perusahaan setelah membeli perlengkapan maupun peralatan yang dibutuhkan dalam kegiatan usaha. Bukti ini mencatat bahwa sejumlah uang kas telah dikeluarkan untuk membeli kebutuhan tertentu.
7. Kas Masuk
Kas masuk juga termasuk macam-macam bukti transaksi. Pengertiannya tidak jauh berbeda dari kas keluar dan kuitansi. Kas masuk mencatat sejumlah pembayaran dari pelanggan yang telah membeli produk dari penjual. Bukti ini dibutuhkan dalam penulisan kuitansi.
8. Setoran Bank
Bukti setoran bank bisa dibuat oleh pihak pengusaha maupun pihak bank itu sendiri. Bukti ini menjadi dokumen penting untuk pencatatan kas keluar. Selain itu, setoran bank juga akan menjadi bukti pelunasan atau pembayaran yang nantinya akan dicatat oleh akuntan suatu usaha.
Baca juga: Pelajari Cara Membuat Proyeksi Keuangan agar Usaha Anda Dapat Terus Berkembang
Itulah penjelasan mengenai macam-macam bukti transaksi dan manfaatnya. Dengan memahami pentingnya bukti transaksi, Anda bisa lebih mudah mengelola usaha dan memberikan pelayanan terbaik sehingga bisnis pun dapat turut berkembang.
Namun, bukti transaksi saja tidak cukup untuk mengembangkan bisnis. Strategi pemasaran juga sangat diperlukan agar usaha Anda semakin dikenal dan diminati pelanggan.
Mau resto diminati oleh banyak pelanggan? Sudah saatnya mengaktifkan Promo dan Iklan GoFood! Dengan fitur ini, usaha Anda pasti lebih mudah ditemukan dan jadi pilihan utama pelanggan.
Apakah materi ini membantu?
